banner 728x250

KAHMI Dukung Pembukaan Lahan 20 Juta Hektar untuk Pangan dan Energi

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA – Ketua Bidang Argiculcure MN KAHMI Ato’ Ismail mendukung kebijakan Presiden Prabowo membuka lahan baru seluas 20 juta hekta untuk swasembada pangan dan energi.(30/01/2025).

Menurutnya alasannya adalah karena luas hutan di Indonesia pada akhir 2023 masih sangat besar
” Mencapai 125 juta hektar,” kata Ato’ dalam Seminar Swasembada Pangan MN KAHMI.

banner 325x300

Dalam seminar tersebut hadir sebagai Keynote Speech Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, dan sebagai pembicara Presidium MN KAHMI Abdullah Puteh, anggota Komisi IV DPR Rokhmin Dahuri MS, Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB Sofyan Sjaf, dan Andaru Fadhil Aulia dari BNI.

Lebih lanjut Ato’ mengatakan pembukaan lahan itu berpotensi membuka 10 juta lapangan pekerjaan baru dengan program hilirisasi agrobisnis.

Menurutnya pembukaan lahan itu juga berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto sebesar 20.000 trilyun dan menghasilkan 1.000 trilyun pajak untuk negara.

Pria asal Pontianak ini juga mengungkapkan Indonesia juga berpotensi jadi lumbung pangan dunia dan lumbung agrobisnis dunia.

Menurutnya kehilangan luas sawah 90.000 hektar pertahun dapat ditutupi dengan membuka lahan sawah oleh perusahaan swasta yang disubsidi terbatas seperti petani sehingga punya nilai ekonomi bagi pengusaha swasta.

Menurutnya Isu deforestasi tidaklah benar karena contohnya pembukaan lahan untuk sawit menurut seorang Dekan Fakultas Kehutanan IPB, mengutip laporan Mongabay pada 2022 lalu menyebutkan bahwa tanaman sawit dapat menyerap 57,2 ton karbon dioksida ekuivalen per hektar per tahun.

Ia menyebutkan masuknya investor kelapa sawit membawa banyak dampak positif, terutama dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah.

Menurutnya dampak positif tersebut meliputi penyerapan tenaga kerja, pembukaan akses jalan ke daerah terpencil, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui efek berganda atau multiplier effec.

Contoh efek berganda itu seperti kontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah, khususnya melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dari pengurusan Hak Guna Usaha (HGU).

Ato’ merekomendasikan keberpihakan anggaran sebesar 15% dari APBN untuk swasembada pangan dan swasembada energi.

Ia memberi catatan, agar sumber daya alam ini tidak diberikan ke pengusaha asing dan pekerja asing.

Selain itu menurutnya harus melibatkan pengusaha kecil dan menengah dalam mengelola potensi ekonomi dari swasembada pangan dan energi agar ada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Mantan Dirjen Bina Produksi Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Jafar Hafsah juga mendukung pembukaan hutan untuk lahan pertanian.

“Lahan pertanian setiap tahun berkurang,” kata Jafar Hafsah.

Menurutnya, untuk mencapai swasembada pangan salah satu unsur yang mempengaruhinya adalah ketersedian lahan pertanian.

“Lahan yang layak untuk bertani,” ungkap Jafar Hafsah.

Ia mengatakan jumlah petani Indonesia ada 40 juta yang menggarap 10 juta hektar lahan pertanian.

Menurutnya dari 10 juta hektar lahan itu 20 juta untuk lahan tanaman dan 20 juta untuk lahan perkebunan .

Ia juga mengungkapkan bahwa bertani sebaiknya menggunakan teknologi.

“Teknologi membantu (pertanian),” tutur Jafar Hafsah.

Jafar Hafsah mengatakan beberapa unsur sistem swasembada pangan yaitu sumberdaya manusia yaitu petani, lalu ada permodalan untuk menggarap lahan dan teknologi untuk memudahkan pekerjaan.

Selain itu menurutnya unsur sistem swasembada pangan adalah infrastruktur dan kelembagaan.

Menurutnya bila sistem ini berjalan dengan baik maka swasembada pangan akan terwujud.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

article 0000121

article 0000122

article 0000123

article 0000124

article 0000125

article 0000126

article 0000127

article 0000128

article 0000129

article 0000130

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 3000121

article 3000122

article 3000123

article 3000124

article 3000125

article 3000126

article 3000127

article 3000128

article 3000129

article 3000130

article 3000131

article 3000132

article 3000133

article 3000134

article 3000135

article 3000136

article 3000137

article 3000138

article 3000139

article 3000140

article 3000141

article 3000142

article 3000143

article 3000144

article 3000145

article 3000146

article 3000147

article 3000148

article 3000149

article 3000150

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

artikel 000000176

artikel 000000177

artikel 000000178

artikel 000000179

artikel 000000180

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

article 2000111

article 2000112

article 2000113

article 2000114

article 2000115

article 2000116

article 2000117

article 2000118

article 2000119

article 2000120

article 2000121

article 2000122

article 2000123

article 2000124

article 2000125

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

invoice 00087

invoice 00088

invoice 00089

invoice 00090

invoice 00091

invoice 00092

invoice 00093

invoice 00094

invoice 00095

invoice 00096

invoice 00097

invoice 00098

invoice 00099

invoice 00100

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

artikel 888800059

content-1701