tempojakarta.id
Hari Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 08:31:01 WIB wilayah Flores, Nusa Tenggara timur diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5.1 pada kedalaman 16 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,07° LS; 120,66° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 64 km arah timur laut Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7.7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 05.58.23 WIB. Hingga tanggal 22 Agustus 2026, pukul 08.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 5089 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M6.2. ( Realis Pers dari portal resmi BMKG ,Sabtu 22-08-2026).
Kondisi saat ini di lokasi pengungsian masih banyak memerlukan bantuan terutama obat-obatan,air bersih, selimut,sembako,tenda yang layak bagi pengungsi.
Desa yang terdampak diantaranya adalah Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur 🙏
Prov.NTT
Terdiri dari 3 Dusun dengan 1707 jiwa ,476 KK ( yang terdampak ).
Saat dikonfirmasi awak media, Perangkat desa Tengku Lawar ,Ignasius Sansuro Januar mengatakan ,” kami sudah menerima bantuan dari Bantuan pertama dari pemerintah kabupaten dengan rincian : beras 7 karung, mie 3 Dos, air Aqua 2 Dos, telur 3 papan paket dalam bentuk tas 10 paket. Bantuan kedua dari BNPB : paket dalam bentuk tas 35 paket,tikar 3 buah,selimut 3 ,beras 8 karung dan bantuan dari relawan gesit 8 selimut.
Bantuan tersebut masih Sangat Kurang untuk membantu warga kami yang terdampak, tegasnya.”
Kami mohon kepada instansi terkait kiranya dapat segera turunkan bantuan yang lebih baik lagi untuk bantu warga kami yang berada dipengungsian, imbuhnya.
Sementara salah satu koordinator pengungsi dikonfirmasi,” saya dari kampung Rawang,Desa Tenggu Lawar, Kecamatan Lamba Leda, Kab.Manggarai Timur, untuk saat ini kalau untuk bantuan menurut saya bantuannya kemarin tidak cukup buat kami satu kampung, soalnya yang kami terima kemarin per-KK cuman 1 butir telur, dan satu bungkus mie.menurut saya itu tidak cukup untuk kebutuhan kami maka dari itu saya mohon kepada instansi terkait tolong saluran bantuan kepada kami yang di pelosok, pungkasnya.”
Sampai berita ini diturunkan lokasi yang terdampak tersebut di atas masih dalam keadaan memprihatinkan.
Redaksi
tempojakarta.id
Zylan


















