DENPASAR, TEMPOJAKARTA.ID –
Jumat 17 April 2026 – PT. Aksara Christy Legal memperkenalkan program “Solusi Aksara”, sebuah inovasi pengolahan sampah berbasis teknologi pirolisis modern sebagai langkah nyata mendukung Bali yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Mewakili Wayan Koster, hadir Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.
Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Bali, para bupati atau perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Bali, beberapa anggota DPRD Provinsi Bali, unsur Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, serta tokoh hukum DR. Togar Situmorang, SH, MH selaku Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Panglima Hukum bersama Edi Prastio, SH, MH, CLA.
Dalam sambutannya, Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P menyampaikan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
“Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia. Karena itu, persoalan sampah harus ditangani bersama melalui solusi yang modern, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Data yang dipaparkan menunjukkan volume sampah di Bali pada tahun 2025 mencapai 3.436 ton per hari, dengan kondisi pemilahan dan pengolahan yang dinilai masih belum maksimal sehingga sejumlah titik mengalami kelebihan kapasitas.
Sementara itu, Made Hiroki selaku Owner menyampaikan komitmen perusahaan dalam mendukung penanganan sampah di Bali.
“Melalui Solusi Aksara, kami ingin menghadirkan teknologi yang nyata, bisa diterapkan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Bali. Sampah harus dilihat sebagai masalah yang bisa diselesaikan dengan inovasi,” kata Made Hiroki.
Sedangkan Christy selaku Direktur Utama menegaskan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak. Teknologi pirolisis modern ini kami hadirkan sebagai bagian dari gerakan bersama menuju Bali yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Christy.
Melalui teknologi pirolisis modern, sampah diolah melalui proses termal tertutup dengan emisi lebih rendah dan mampu mengurangi volume limbah secara signifikan.
Teknologi ini juga dinilai berpotensi menghasilkan nilai tambah dari hasil pengolahan.
Program Solusi Aksara diharapkan menjadi model baru pengelolaan sampah yang efisien, ramah lingkungan, serta mampu memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata dunia yang bersih dan nyaman.


















