banner 728x250

Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Malaka Jaya Diresmikan Kementrian LHK

banner 120x600
banner 468x60

Tempojakarta.id,Jakarta, Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur pada hari Ahad, (2/03/2025) diresmikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq diwakili oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon, Ary Sudijanto.

Acara peresmian yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, bertempat di Jalan Nusa Indah IV Nomor 35, RT08/RW4, Kelurahan Malaka Jaya.

banner 325x300

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Ary Sudijanto menambahkan, Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet merupakan karya inovatif yang luar biasa. Dia yakin hal ini lahir dari semangat dan kepedulian masyarakat dalam melestarikan lingkungan.

“Saat ini kita menghadapi krisis lingkungan global, atau yang biasa dikenal dengan Triple Planetary Crisis, berupa perubahan iklim, polusi lingkungan, serta hilangnya keanekaragaman hayati yang menjadi ancaman nyata bagi bumi kita,” ujar Ary.

“Untuk itu, kita semua, baik pemerintah, masyarakat, dunia luar, akademisi, pemuka agama, bahkan elemen masyarakat kecil, perlu bergandengan tangan untuk melakukan melakukan langkah konkrit menjaga bumi yang kita cintai. Acara hari ini rasanya merupakan wujud nyata dari apa yang disampaikan pada sambutan Bapak Menteri ini, di mana semua berkumpul,” lanjutnya.

Dia mengaku sangat mengapresiasi ketersediaan fasilitas yang dibangun, mulai dari kolam gizi warga, tanaman akuaponik, lubang biopori, sumur resapan dalam, lampu hemat energi, ekobrik, hingga pengolahan sampah menjadi kompos.

“Dengan mohon Ridho dari Allah SWT saya mengucapkan bismillahirrahmanirrahim secara resmi Media Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Malaka Jaya diresmikan. Semoga media ini dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi langkah yang nyata dalam upaya menyelamatkan bumi agar kita bisa mewariskan bumi yang lebih indah dan baik bagi anak cucu kita,” Ary menandaskan.

Taufiq Supriadi, yang juga Direktur Asia Pasific Certification Program adalah
Founder Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet dalam sambutannya mengatakan, ”
Pertama kali selamat datang kepada Bapak Menteri Lingkungan Hidup yang berkenan meresmikan “Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Malaka Jaya”

Kami laporkan bahwa “Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet Malaka Jaya” ini adalah bentu pengejawantahan Pelaksanaan UU 32/2009 Pasal 70 ayat (1) dimana kita diminta melestarikan LH dengan cara kita masing-masing, Ini adalah bentuk komitmen warga RT8 RW4 Malaka Jaya dan RW4 Khususnya dalam membangun dan menjaga lingkungan tetap lestari.

Di sini terdapat 40 Item Pencegah Krisis Planet sesuai panduan dari KLH saat Nominasi penerima Kalpataru 2024 lalu, dan kami bagi menjadi 4 bagian utama, pertama Keanekaragaman hayati, perubahan Iklim, Pencegahan Polusi dan Peningkatan Budaya dan Hukum.

Kami berterima kasih, Walikota dan jajaran mendukung pelestarian LH karena pesan Walikota yang sudah 2 kali datang ke tempat ini menyampaikan bahwa “Matahari Terbit dati Timur” ini lah bukti nyata kami selangkah demi selangkah bahwa “Matahari harus terbit dari TImur. ”
Inilah moto kami, kita harus mewarnai dan jangan terwarnai, inilah inisiatif lokal dan insya Allah memberi manfaat global.

Semoga kami bisa istikomah menjaga apa yang telah kita mulai ini. Adapun hari ini juga CSR LEN ID 30 lampu dan PLTS. Sehingga Terima kasih kepada PT LEN ID PT SEI atas PLTS dan lampu tenaga Matahari Transpirasi dan Respirasi
Siapa penjaga Media Pembelajaran Pencegah Krisis Planet ini? Tentunya POKTAN BErsama Tumbuh MAju SK Lurah, dan ada POKJA Pembangun dan penjaga Lingkungan tetap lestari dengan SK Camat sampai 2029.
Poktan Peran Lurah sebagai pengarah Utama.
Adapun Sampah di tempat ini ada 4 mekanisme yang dilakukan:
Komposter (Akutahu.com +Lurah)
Lubang Resapan Biopori Magoot

Bank Sampah diambil setiap minggu (jangan ada yang tertinggal, bahaya)
Di sini ada 3 penghargaan dari Internasional, HAKI KUMHAM dan MURI Swasta, jadi lengkap sudah dan 1 lagi penghargaan dari Negara dmana hari ini Menteri LH hadir di tempat ini untuk meresmikan, Masya Allah Tabarakallah
Adalah pantas mengapa Menteri berkenan hadir membubuhkan tanda tangan dalam Prasasti, di sini karena Pengakuan –Secara Sosial – Lingkungan dan Ekonomi harus berkelanjutan,

Penghargaan Internasional Board of Standar tahunan dan kalpataru dr DKI karena pencapaian dan layanan serta kontribusi terhadap pencegahan Krisis Planet yang diamati dan terlihat dari Google Map (medsos) dan pemberitaan lainnya serta pengakuan dari Negara dan Swasta (HAKI dan MURI), silahkan lihat juga google maps Pencegah Krisis Planet yang per hari ini sudah 668 Komentar Positif dari seluruh dunia.

Hari ini dihadiri juga 40 polwan dari Sepolwan dan kader Jumantik dawis bahkan Komunitas Bugis pecinta lingkungan dan Santri Ibnu hajar yang terinspirasi dari bapak menteri yang sangat peduli kepada lingkungan
Karena Bapak Menteri LH ini sangat peduli kepada perubahan Iklim, pantas saja kemudian Prof George Mentz di Washington sana melihat penting untuk memberikan penghargaan kepada Bapak dalam hal ini diberikan Sertifikasi Gelar CPCC/Certified Professional in Climate Change.

Di sini yang semula rasanya tidak mungkin, ternyata menjadi mungkin bila kita komit menjaga lingkungan tetap lestari, betapa tidak wilayah yang penuh dengan beton, alhamdulillah berangsur tambah hijau, sumur resapan dalam di depan kita menjadi saksi bahwa air tanah para warga menjadi lebih bening, air hujan tidak langsung runoff, namun masuk kembali ke dalam bumi,

‌40 Item ini adalah sebagian kecil dari item-item yang mungkin beragam bisa dilakukan di berbagai tempat, misal rekan kami di ARWT , (Asosiasi Rukun Warga Rukun Tetangga Indonesia) di bandung, mereka memiliki Lahan Parkir Banjir yang kemudian diisi dengan bagang Ikan, kemudian bentuk-bentuk lainnya – inilah cara kami pak Menteri, kami sedang menyiapkan Pusat Data Nasional Pencegah Krisis Planet, yang akan kami berikan kelak kepada bapak Presiden melalui Menteri LH, yang berisi minimal 40 item di lingkungan terkecil yang bila diakumulasikan ke level atas, RW, Kelurahan kecamatan kota, provinsi, dan nasional, Insya Allah pak menteri akan bisa melihat tampilan secara nasional. Saya pernah ditanya saat WGEA di INCOSAI China tahun 2012 lalu, Indonesia, berapa tanaman Produktif yang ada dikawasan padat penduduk? Saya gak bisa jawab karena tidak ada datanya, nah dengan ini harapannya menginspirasi siapa yang duluan membuat aplikasi ini, kami sendiri sedang membuat namun karena terkendala waktu kami lambat sudah 1 tahun belum jadi juga. Silahkan tim pak menteri sekiranya memerlukan kami siap membantu, semua sudah kami identifikasi. Bahkan ke depan, kami ingin mendatangkan penilai dari STAN, anak-anak mahasiswa untuk menghitung, tanaman yang ada di RT ini, berapa Carbon yang bisa di saving, sehingga kita bisa membantu Pemberi CSR misal bank Plat merah yang memberikan bantuan penghijauan, maka GWM mereka akan berkurang dengan memberikan bantuan kepada kita di sini karena kita hitung Ca yang bisa di saving.

Tantangan terbesar adalah menjaga kesinambungan, kaca 22 tempered glass bila tidak dibersihkan tentu akan kotor, untuk itulah kami mengapresiasi warga RT. 8 yang komit terus menjaga agat lingkungan tetap lestari, keanekaragaman hayati terjaga, polusi berkurang dan perubahan iklim melambat dimulai dari tempat ini, aamiin.

Biaya perawatan ini juga menjadi PR kami berterima kasih atas PT SEI /LEN ID yang memberikan bantuan tenaga berkelanjutan.

Ketahanan pangan juga kami harap bisa hadir di tempat ini, setahun terakhir beberapa warga sudah panen macam-macam, ada buah, ada sayur, tomat, kangkung, bayam Brazil, terong, kedondong, jambu air, ikan Nila, Lele, Bawal, Mujaer, artinya di tempat kecil pun sebenarnya bisa untuk menjaga ketahan pangan dan kami komit terhadap arahan Presiden.

Terima kasih kepada Menteri, Deputi LH, Karo Umum Karo Humas, semua yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya dengan balasan yang banyak, dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar dan menjadi inspirasi bagi kita semua” .

Taufiq Supriadi menambahkan, “Kami berpikir, kita harus membuat sebuah media percontohan untuk meng-endorse, untuk mengajari orang berpikir bahwa di tempat yang penuh dengan betonan ini, yang dulunya mohon maaf gersang, ini bisa menjadi hijau,” tutur Taufiq.

“Kami berterima kasih juga Deputi, kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, setahun yang lalu masih KLHK ya, yang telah memberikan kami 817 tanaman produktif,” sambungnya.

Di Jalan Nusa Indah IV Nomor 35, RT08/RW4 Kelurahan Malaka Jaya, terdapat kolam gizi dalam bentuk empat unit akuarium berjajar sepanjang sekitar 7 hingga 10 meter berisikan berbagai jenis ikan budidaya, mulai dari koi, nila merah, gurame, bawal, hingga lele. Di sekitarnya juga tampak tersedia tanaman akuaponik, dalam rangka menunjang upaya ketahanan pangan warga.

“Bapak Ibu yang datang ke sini tidak hanya menjadi saksi secara fisik 40 item pencegahan krisis planet yang ada di tempat ini, tetapi kami sudah menyiapkan aplikasi Pak Deputi, untuk menghitung berapa jumlah, misalnya tanaman produktif di tempat ini.

Tercatat, sudah ada tiga penghargaan yang diterima hasil dari terbentuknya Media Percontohan Pembelajaran Pencegahan Krisis Planet di Malaka Jaya, yakni HAKI dari Kementerian Hukum dan HAM yang kini Kementerian Hukum, Museum Rekor Indonesia atau MURI, dan International Growth Standard terkait upaya menjaga lingkungan tetap lestari.

“Ketahanan pangan juga kita harap bisa hadir di sini, kami nanti bisa pamerkan bahwa di tempat ini ada terong, kemudian tomat juga tumbuh. Ini nanti mudah-mudahan kita bisa pamerkan ke Presiden, bahwa di tempat terkecil ini pun juga bisa, walaupun penuh beton,” kata Taufiq.

Hadir pula dalam acara peresmian diantaranya:Menteri Lingkungan Hidup  Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. dalam hal ini diwakili oleh  Ir. Ary Sudijanto, M.S.E. Deputi Bidang pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH,
Drs. Ade Palguna Ruteka Deputi Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun KLH,
Plt. Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainah, S.Sos., M.Si.
Ustadz Dr. Zainal Abidin Lc., M.A. Pengasuh Pesantren Ibnu Hajar.

Direktur Utama PT LEN ID  Prof. Joga Dharma Setiawan B.Sc., M.Sc., PhD. Komisaris PT. LEN ID Ir. Bobby Rasyidin, MBA. dalam Hal Ini diwakili oleh Direktur Utama Surya Energi Indotama, I Made Sandika, BE., M.BA.  Komber IRatna Setiawati, S.H., M.Pd., selaku Kasepolwan. Tulus Laksono selaku Karo Umum KLH.

Sementara itu, Pram Kabag Rumah Tangga KLH. Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, M.AP. Kasudin LH Jaktim, Eko Gumilar.
Kepala Kelurahan Malaka Jaya  Asiyanto, S.Sos. Para Ketua RW 3 Zainuddin, RW 4 Sularto, RW 5 Farid Rifai, RW 13 Arif, RW1 Pondok Bambu Duren Sawit Edi Suwito,
Ketua RT 1 sd 13 di RW4; Ketua RT6 RW5 Haerudin Malaka Jaya, Tokoh Masyarakat, Ketua DMI Duren Sawit, Ketua Masjid Khairul Anam dan Al Muhajirin, Kader Jumantik RW 01 s/d Rw  013 Malaka Jaya.
Ibu Kompol Denny Pengasuh Sespolwan dan 40 Siswa Polwan Ustadz Zaki Pengasuh Ibnu Hajar dan Siswa Santri Ibnu Hajar
Komunitas Bugis Pecinta Lingkungan di Jakarta Para Warga RW 01 s/d Rw 013 Malaka Jaya.

banner 325x300

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000696

berita 128000697

berita 128000698

berita 128000699

berita 128000700

berita 128000701

berita 128000702

berita 128000703

berita 128000704

berita 128000705

berita 128000706

berita 128000707

berita 128000708

berita 128000709

berita 128000710

berita 128000711

berita 128000712

berita 128000713

berita 128000714

berita 128000715

berita 128000716

berita 128000717

berita 128000718

berita 128000719

berita 128000720

berita 128000721

berita 128000722

berita 128000723

berita 128000724

berita 128000725

artikel-128000776

artikel-128000777

artikel-128000778

artikel-128000779

artikel-128000780

artikel-128000781

artikel-128000782

artikel-128000783

artikel-128000784

artikel-128000785

artikel-128000786

artikel-128000787

artikel-128000788

artikel-128000789

artikel-128000790

artikel 128000791

artikel 128000792

artikel 128000793

artikel 128000794

artikel 128000795

artikel 128000796

artikel 128000797

artikel 128000798

artikel 128000799

artikel 128000800

artikel 128000801

artikel 128000802

artikel 128000803

artikel 128000804

artikel 128000805

artikel 128000806

artikel 128000807

artikel 128000808

artikel 128000809

artikel 128000810

artikel 128000811

artikel 128000812

artikel 128000813

artikel 128000814

artikel 128000815

artikel 128000816

artikel 128000817

artikel 128000818

artikel 128000819

artikel 128000820

article 138000756

article 138000757

article 138000758

article 138000759

article 138000760

article 138000761

article 138000762

article 138000763

article 138000764

article 138000765

article 138000766

article 138000767

article 138000768

article 138000769

article 138000770

article 138000771

article 138000772

article 138000773

article 138000774

article 138000775

article 138000776

article 138000777

article 138000778

article 138000779

article 138000780

article 138000781

article 138000782

article 138000783

article 138000784

article 138000785

article 138000816

article 138000817

article 138000818

article 138000819

article 138000820

article 138000821

article 138000822

article 138000823

article 138000824

article 138000825

article 138000826

article 138000827

article 138000828

article 138000829

article 138000830

article 138000831

article 138000832

article 138000833

article 138000834

article 138000835

article 138000836

article 138000837

article 138000838

article 138000839

article 138000840

article 138000841

article 138000842

article 138000843

article 138000844

article 138000845

article 138000786

article 138000787

article 138000788

article 138000789

article 138000790

article 138000791

article 138000792

article 138000793

article 138000794

article 138000795

article 138000796

article 138000797

article 138000798

article 138000799

article 138000800

article 138000801

article 138000802

article 138000803

article 138000804

article 138000805

article 138000806

article 138000807

article 138000808

article 138000809

article 138000810

article 138000811

article 138000812

article 138000813

article 138000814

article 138000815

story 138000816

story 138000817

story 138000818

story 138000819

story 138000820

story 138000821

story 138000822

story 138000823

story 138000824

story 138000825

story 138000826

story 138000827

story 138000828

story 138000829

story 138000830

story 138000831

story 138000832

story 138000833

story 138000834

story 138000835

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 138000736

article 138000737

article 138000738

article 138000739

article 138000740

article 138000741

article 138000742

article 138000743

article 138000744

article 138000745

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

article 228000356

article 228000357

article 228000358

article 228000359

article 228000360

article 228000361

article 228000362

article 228000363

article 228000364

article 228000365

article 228000366

article 228000367

article 228000368

article 228000369

article 228000370

article 228000371

article 228000372

article 228000373

article 228000374

article 228000375

article 228000376

article 228000377

article 228000378

article 228000379

article 228000380

article 228000381

article 228000382

article 228000383

article 228000384

article 228000385

article 228000386

article 228000387

article 228000388

article 228000389

article 228000390

article 228000391

article 228000392

article 228000393

article 228000394

article 228000395

article 228000396

article 228000397

article 228000398

article 228000399

article 228000400

article 228000401

article 228000402

article 228000403

article 228000404

article 228000405

article 228000406

article 228000407

article 228000408

article 228000409

article 228000410

article 228000411

article 228000412

article 228000413

article 228000414

article 228000415

article 228000416

article 228000417

article 228000418

article 228000419

article 228000420

article 228000421

article 228000422

article 228000423

article 228000424

article 228000425

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

article 238000491

article 238000492

article 238000493

article 238000494

article 238000495

article 238000496

article 238000497

article 238000498

article 238000499

article 238000500

article 238000501

article 238000502

article 238000503

article 238000504

article 238000505

article 238000506

article 238000507

article 238000508

article 238000509

article 238000510

article 238000511

article 238000512

article 238000513

article 238000514

article 238000515

article 238000516

article 238000517

article 238000518

article 238000519

article 238000520

update 238000492

update 238000493

update 238000494

update 238000495

update 238000496

update 238000497

update 238000498

update 238000499

update 238000500

update 238000501

update 238000502

update 238000503

update 238000504

update 238000505

update 238000506

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

sumbar-238000401

sumbar-238000402

sumbar-238000403

sumbar-238000404

sumbar-238000405

sumbar-238000406

sumbar-238000407

sumbar-238000408

sumbar-238000409

sumbar-238000410

content-1701