banner 728x250

Banyak Kecurangan PPDB Jabar 2024 Terkesan Dibiarkan, LBP2 Akan Gugat Puluhan Sekolah Favorit Dan PTUN-Kan Pergub.

banner 120x600
banner 468x60

 

 

banner 325x300

Bandung,-TempoJakarta.id-Pelaksanaan PPDB Jabar 2024 ternyata berbuntut panjang. Selain terus diwarnai aksi demonstrasi dari berbagai elemen masyarakat yang protes karena banyaknya pelanggaran dan kecurangan, tampaknya pelaksanaan PPDB akan berakhir di ranah hukum.

Hal ini terlihat dari rencana Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) yang akan menggugat puluhan SMA favorit di Jawa Barat.

”Berbagai sekolah favorit ini diduga terlibat kecurangan dalam proses seleksi PPDB,” ungkap Ketua LBP2, Asep Buhori Kurnia atau Aa Maung, Selasa 23 Juli 2024.

Menurut Aa Maung, dirinya memperoleh banyak pengaduan dari masyarakat mengenai kecurangan yang dilakukan oleh oknum panitia PPDB di berbagai sekolah favorit di Jawa Barat.

Selain itu, Aa Maung juga menilai ada unsur kelalaian dan juga kesengajaan dari panitia PPDB di tingkat satuan pendidikan yang tidak menanggapi berbagai pengaduan mengenai kecurangan Calon Peserta Didik (CPD).

”Akibatnya banyak CPD yang lebih layak diterima, menjadi tersingkir oleh oknum CPD yang berbuat curang,” ungkap Aa Maung.

Menurut Aa Maung, diumumkannya 200-an CPD yang dianulir karena terbukti melakukan kecurangan dalam seleksi PPDB hanyalah tindakan formalitas saja.

”Kalau mau dibongkar secara serius, jumlahnya bukan ratusan, tapi ribuan dan tersebar di berbagai sekolah favorit, bukan hanya di Bandung atau Depok saja,”kata Aa Maung.

Gugat Pergub PPDB

Selain menggugat puluhan sekolah favorit, LBP2 juga berencana untuk mendaftarkan gugatan atas Pergub No 9 tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung.

Menurut Aa Maung, pelaksanaan PPDB Jabar 2024 cacat hukum.

”Hal ini dikarenakan saat awal pelaksanaan PPDB Jabar 2024 ini tidak memiliki payung hukum,”ungkap Aa Maung.

Padahal, kata Aa Maung, pembentukan panitia PPDB mulai dari tingkat Provinsi hingga tingkat satuan pendidikan harusnya dipayungi oleh landasan hukum berupa peraturan gubernur.

Bahkan, kata Aa Maung, hingga awal pendaftaran PPDB Jabar 2024 Tahap 1, peraturan gubernur yang menjadi pedoman dan juklak juknis panitia itu masih berupa rancangan Pergub.

”Hingga pelaksanaan PPDB Jabar tahap 1, Pergub masih berupa rancangan dan belum ditandatangani oleh PJ Gubernur Jabar, Bey Machmudin,”jelas Aa Maung.

Hal ini, kata Aa Maung, selain membuktikan adanya maladministrasi, juga membuktikan bahwa Pemprov dan Disdik Jabar tidak siap untuk menyelenggarakan PPDB Jabar 2024.

Akibatnya, kata dia, pelaksanaan PPDB Jabar 2024 ini jadi carut marut.

Dengan adanya gugatan perdata atas Pergub No 9 Tahun 2024 tentang Juklak Juknis PPDB, Aa Maung akan menuntut supaya hasil PPDB Jabar 2024 dibatalkan.

”Kami siap membuktikan mengenai maladministrasi dan pelanggaran hukum administrasi dalam pelaksanaan PPDB Jabar 2024 kemarin,” pungkas Aa Maung.

Pergub No 9 tahun 2024

Untuk diketahui, pendaftaran PPDB Jabar 2024 mulai dibuka pada Senin, 3 Juni 2024 untuk tahap pertama. Pendaftaran tahap pertama ini akan berlangsung pada 3-7 Juni 2024. Dan pengumuman peserta PPDB yang lulus akan dilaksanakan pada 19 Juni 2024

Tapi, kami mendapati bahwa aturan untuk memayungi pelaksanaan PPDB Jabar 2024 ini masih berupa rancangan peraturan gubernur karena belum ditandatangani oleh Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin,”tegas Aa Maung.

Karena panitia PPDB Jabar pun diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur yang didasari oleh Pergub,”tandas Aa Maung. Tokoh Pendidikan Jawa Barat ini berharap persoalan ini tidak dipandang sebelah mata. Pasalnya, kata dia, banyak sekolah orang tua siswa yang paham mengenai hukum administrasi tata negara.

Sumber : LBP2 Jabar
Reporter : (*/Jaya Putra)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

118000676

118000677

118000678

118000679

118000680

118000681

118000682

118000683

118000684

118000685

118000686

118000687

118000688

118000689

118000690

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

content-1701