banner 728x250
Berita  

KUHP 2023 dan KUHAP 2025: Upaya menghadirkan keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia.

banner 120x600
banner 468x60

Oleh Prof. Yafet YW Rissy., SH., MSi., LLM., PhD (AFHEA)

Guru Besar Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

banner 325x300

Konfigurasi penegakan hukum di Indonesia memasuki era baru. Tepatnya, 2 Januari 2026, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP baru) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP baru) dinyatakan efektif berlaku. KUHP dan KUHAP baru ini adalah mahakarya hukum anak bangsa yang mengantikan KUHP peninggalan Belanda dan KUHAP lama: UU No.8 Tahun 1981.

Sejarah kelam KUHP dan KUHAP lama.

Dari konteks Sejarah, KUHP peninggalan Belanda yang dikenal dengan istilah Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indie tahun 1918, yang diberlakukan berdasarkan asas korkondasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal II Aturan Peralihan UUD RI 1945, sedianya dimaksudkan untuk menghindari kekosongan hukum pidana paska kemerdekaan, dan penegakan hukum pidana, ternyata terus diberlakukan hingga akhir tahun 2025.

Dalam konteks sejarah demikian, dapat dipahami bahwa watak represif dan feodalisme kolonialisme yakni semangat menghukum dan memenjarakan pihak yang dianggap melakukan tindak pidana adalah jiwa utama KUHP lama. Jadi, filsafat pemidanaannya adalah menekankan pada keadilan retributive yakni upaya untuk memberikan hukuman dan balas dendam seberat-beratnnya bagi pelaku tindak pidana.

Sementara itu, KUHAP lama (1981) yang pernah diagungkan sebagai maha karya hukum anak bangsa, disusun dan diberlakukan pada zaman Orde Baru. Setali tiga uang, watak represif rezim Orde Baru terwakili juga dalam KUHAP. Hukum Acara Pidana yang sejatinya dimaksudkan sebagai ‘due proses of law’ yakni sebuah proses hukum acara yang dimaksudkan untuk memberikan perlindungan hukum maksimal bagi pelaku tindak pidana malah sebaliknya dipakai sebagai instrument untuk memperkokoh penindasan bagi pelaku tindak pidana oleh negara (Penyidik: Polisi, Penuntut: Jaksa dan Hakim: Pengadilan). Artinya ‘due process of law’ berubah menjadi ‘crime control model’ dimana hukum acara dipakai sebagai instrumen untuk mengontrol kejahatan. Dalam konteks demikian, perlindungan atas hak hukum individu seperti jaminan kebebasan, perlakuan yang adil dan manusiawi, harus dikalahkan dengan upaya untuk mengontrol kejahatan, bila perlu dengan kekerasan dan kejahatan baru yang dilindungi (hukum) negara.

Anti tesis dan terbosoan KUHP dan KUHAP baru

Dalam perspektif demikian, spirit yang dikandung dalam KUHP dan KUHAP baru patutlah dipahami sebagai antitesa dari KUHP dan KUHAP lama: penegakan hukum oleh negara yang mewakili korban di satu sisi, dan perlindungan atas hak asasi pelaku tindak pidana di sisi lainnya. Korban satu sisi diberi perlindugan maksimal dimana tersedia mekanisme restitusi dan kompensasi dari negara dan pelaku atas kerugian yang diderita korban. Di sisi lainnya, pelaku diberikan jaminan perlindungan berupa penghukuman (pemidanaan) yang lebih manusiawi, jauh dari semangat balas dendam (retribuitif) dan tersedianya alternatif pemidanaan yang tidak hanya berfokus pada pemenjaraan fisik tetapi juga dibolehkannya kerja sosial dan rehabilitasi baik medis dan psikis, termasuk bagi pelaku atau pengguna obat terlarang.

Anti tesis lainnya, sebagaimana telah disinggung di atas, ialah bergesernya paradigma hukum acara pidana dari ‘crime control model’ ke ‘due process of law’. Titik beratnya adalah pada penghormatan atas hak individu dan proses peradilan yang jujur dan adil bagi pelaku dan korban.

Terobosan lainnya ialah dibukanya ruang bagi adanya mediasi yang diwaliki oleh negara (polisi dan jaksa dan hakim) yang memfasilitasi pelaku dan korban. Mekanisme ini dibisa ditempuh, pada akhirnya melalui penerapan ‘restorative justice’, sebuah konsep keadilan yang mengutamakan perdamaian antara pelaku dan korban, dengan tidak mengorbangkan kepentingan hukum dan keadilan pelaku, dan utamanya korban dan keluarga dan lingkungan.

Dalam konteks kemudahan dan kesederhanaan proses penuntutan dalam persidangan, paradigma baru yang juga diintrodusir adalah ‘plea bargaining’, sebuah konsep dalam tradisi hukum kebiasaan (common law) yang memungkinkan Jaksa Penuntut melakukan mediasi dengan terdakwa, tentu dengan pengawasan hakim, dimana terdakwa diberi kesempatan untuk mengakui kejahatannya dan membuktikan pengakuannya. Sebagai imbalan, terdakwa mendapat keringanan dalam tuntutan dan pemidanaan. Penerapan konsep ‘plea bargaining’, merupakan sebuah terobosan yang progresif, untuk menghindari upaya proses peradilan yang bertele-tele, rumit, mahal serta melelahkan. Sebagaimana diketahui asas peradilan pidana yang diakui dalam KUHAP lama yakni sederhana, cepat dan berbiaya ringan, namun dalam prakteknya yang berlaku adalah sebaliknya, proses peradilan pidana rumit, lama dan mahal serta jauh dari adanya keadilan dan kemanusiaan.

Transparansi sistem peradilan pidana juga merupakan jantung dan kunci pengawasan atas proses peradilan pidana, sejak laporan, penyelidikan, penyidikan, penetapan tersangka, penuntutan dan persidangan, vonis hingga ke tahapan pembinanaan atau rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan. Transparansi ini ditandai, dan ini untuk pertama kalinya, dengan diaturnya sistem peradilan pidana berbasis informasi teknologi, yang memungkinan semua pihak (pelaku, korban, warga negara umumnya, penegak hukum) dan instansi penegak hukum lainnya, diluar sistem peradilan pidana, untuk dapat mengakses informasi terkait proses dan tahapan penanganan perkara sehingga menuntup kemungkinan adanya upaya manipulasi proses dan tahapan perkara.

Tantangan implementasi KUHP dan KUHAP baru.

Aspek substansi atau materi KUHAP dan KUHAP baru, setidaknya per konsep, terlepas dari sejumlah pro dan kontra, sudah memadai dan lebih baik dibandingkan dengan rejim sebelumnya. Tentu, jika ada pasal-pasal dalam KUHP dan KUHAP baru yang dianggap melawan konstitusi, terbuka peluang bagi setiap warga negara untuk melakukan pengujian undang-undang (judicial review) terhadap UUD RI 1945 ke Mahkamah Konstitusi. Masalah utama kita bukan ini.

Tantangan terbesar pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru adalah mentalitas korup dan mafia hukum yang sudah terlanjur mengakar dalam budaya penegakan hukum kita. Sudah menjadi pengetahuan umum (bukan rahasia umum), penegak hukum kita (polisi, jaksa, hakim, advokat dan sipir (pegawai Lembaga pemasyarakatan), telah terlibat dan terkontaminasi dengan sogok menyogok kronis dalam sistem peradilan pidana kita. Merubah mentalitas dan perilaku koruptif dalam sistem peradilan pidana bukanlah perkara mudah, walau bukan berarti tidak bisa diupayakan. Dalam konteks ini, diperlukan revolusi mental dan perilkau yang sungguh-sunguh dari semua penegak hukum, penegakkan etika profesi secara konsisten, pengawasan internal dan eksternal berlapis, termasuk peningkatan fungsi dan peran pengawasan dari lembaga-lembaga negara indendepen dan masyakart sipil.

Persoalan kronis berikutnya ialah penyediaan dan peningkatan sumber daya manusia para penegak hukum yang mampu menginternalisasi, menjiwai dan melaksanakan secara konsisten ‘rule of the game’ dalam KUHP dan KUHAP baru. Pemahaman dan konsistensi ini sangat penting untuk mengkaselerasi perubahan wajah sistem peradilan pidana yang bersih, manusiawi dan berkeadilan. Tanpa ini, rasanya sangat mudah, penegak hukum kita kembali terjerumus dalam jurang kemunafikan dan kebiasaan memperdagangkan hukum dan keadilan, sebagaimana telah dialami dalam beberapa dekade terakhir.

Pada akhirnya, perkenankan Penulis ingin mengingatkan bahwa “hukum (apapun) sudah seharusnya mengabdi kepada kemanusiaan BUKAN kekuasaan” (Motto Hukum Penulis). KUHP dan KUHAP adalah instrumen hukum yang seharusnya dipahami sebagai alat untuk mengabdi dan melayani kemanusiaan bukan sebaliknya, instrumen untuk memperkaya diri, menyalahgunakan kekuasaan dan menindas sesama. Semoga!!!

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-0801

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

Situs Agen Togel

MAUJP

118000021

118000022

118000023

118000024

118000025

118000026

118000027

118000028

118000029

118000030

118000031

118000032

118000033

118000034

118000035

118000036

118000037

118000038

118000039

118000040

118000041

118000042

118000043

118000044

118000045

118000046

118000047

118000048

118000049

118000050

128000021

128000022

128000023

128000024

128000025

128000026

128000027

128000028

128000029

128000030

128000031

128000032

128000033

128000034

128000035

128000036

128000037

128000038

128000039

128000040

128000041

128000042

128000043

128000044

128000045

128000046

128000047

128000048

128000049

128000050

138000021

138000022

138000023

138000024

138000025

138000026

138000027

138000028

138000029

138000030

138000031

138000032

138000033

138000034

138000035

138000036

138000037

138000038

138000039

138000040

138000041

138000042

138000043

138000044

138000045

138000046

138000047

138000048

138000049

138000050

148000026

148000027

148000028

148000029

148000030

148000031

148000032

148000033

148000034

148000035

148000036

148000037

148000038

148000039

148000040

148000041

148000042

148000043

148000044

148000045

148000046

148000047

148000048

148000049

148000050

148000051

148000052

148000053

148000054

148000055

148000056

148000057

148000058

148000059

148000060

148000061

148000062

148000063

148000064

148000065

148000066

148000067

148000068

148000069

148000070

158000041

158000042

158000043

158000044

158000045

158000046

158000047

158000048

158000049

158000050

158000051

158000052

158000053

158000054

158000055

158000056

158000057

158000058

158000059

158000060

158000061

158000062

158000063

158000064

158000065

158000066

158000067

158000068

158000069

158000070

168000011

168000012

168000013

168000014

168000015

168000016

168000017

168000018

168000019

168000020

168000021

168000022

168000023

168000024

168000025

168000026

168000027

168000028

168000029

168000030

168000031

168000032

168000033

168000034

168000035

168000036

168000037

168000038

168000039

168000040

178000036

178000037

178000038

178000039

178000040

178000041

178000042

178000043

178000044

178000045

178000046

178000047

178000048

178000049

178000050

178000051

178000052

178000053

178000054

178000055

178000056

178000057

178000058

178000059

178000060

178000061

178000062

178000063

178000064

178000065

188000141

188000142

188000143

188000144

188000145

188000146

188000147

188000148

188000149

188000150

188000151

188000152

188000153

188000154

188000155

188000156

188000157

188000158

188000159

188000160

188000161

188000162

188000163

188000164

188000165

188000166

188000167

188000168

188000169

188000170

198000031

198000032

198000033

198000034

198000035

198000036

198000037

198000038

198000039

198000040

198000041

198000042

198000043

198000044

198000045

198000046

198000047

198000048

198000049

198000050

198000051

198000052

198000053

198000054

198000055

198000056

198000057

198000058

198000059

198000060

218000021

218000022

218000023

218000024

218000025

218000026

218000027

218000028

218000029

218000030

218000031

218000032

218000033

218000034

218000035

218000036

218000037

218000038

218000039

218000040

218000041

218000042

218000043

218000044

218000045

218000046

218000047

218000048

218000049

218000050

228000016

228000017

228000018

228000019

228000020

228000021

228000022

228000023

228000024

228000025

228000026

228000027

228000028

228000029

228000030

228000031

228000032

228000033

228000034

228000035

228000036

228000037

228000038

228000039

228000040

228000041

228000042

228000043

228000044

228000045

228000046

228000047

228000048

228000049

228000050

238000001

238000002

238000003

238000004

238000005

238000006

238000007

238000008

238000009

238000010

238000011

238000012

238000013

238000014

238000015

238000016

238000017

238000018

238000019

238000020

news-0801
content-0801

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

Situs Agen Togel

MAUJP

118000021

118000022

118000023

118000024

118000025

118000026

118000027

118000028

118000029

118000030

118000031

118000032

118000033

118000034

118000035

118000036

118000037

118000038

118000039

118000040

118000041

118000042

118000043

118000044

118000045

118000046

118000047

118000048

118000049

118000050

128000021

128000022

128000023

128000024

128000025

128000026

128000027

128000028

128000029

128000030

128000031

128000032

128000033

128000034

128000035

128000036

128000037

128000038

128000039

128000040

128000041

128000042

128000043

128000044

128000045

128000046

128000047

128000048

128000049

128000050

138000021

138000022

138000023

138000024

138000025

138000026

138000027

138000028

138000029

138000030

138000031

138000032

138000033

138000034

138000035

138000036

138000037

138000038

138000039

138000040

138000041

138000042

138000043

138000044

138000045

138000046

138000047

138000048

138000049

138000050

148000026

148000027

148000028

148000029

148000030

148000031

148000032

148000033

148000034

148000035

148000036

148000037

148000038

148000039

148000040

148000041

148000042

148000043

148000044

148000045

148000046

148000047

148000048

148000049

148000050

148000051

148000052

148000053

148000054

148000055

148000056

148000057

148000058

148000059

148000060

148000061

148000062

148000063

148000064

148000065

148000066

148000067

148000068

148000069

148000070

158000041

158000042

158000043

158000044

158000045

158000046

158000047

158000048

158000049

158000050

158000051

158000052

158000053

158000054

158000055

158000056

158000057

158000058

158000059

158000060

158000061

158000062

158000063

158000064

158000065

158000066

158000067

158000068

158000069

158000070

168000011

168000012

168000013

168000014

168000015

168000016

168000017

168000018

168000019

168000020

168000021

168000022

168000023

168000024

168000025

168000026

168000027

168000028

168000029

168000030

168000031

168000032

168000033

168000034

168000035

168000036

168000037

168000038

168000039

168000040

178000036

178000037

178000038

178000039

178000040

178000041

178000042

178000043

178000044

178000045

178000046

178000047

178000048

178000049

178000050

178000051

178000052

178000053

178000054

178000055

178000056

178000057

178000058

178000059

178000060

178000061

178000062

178000063

178000064

178000065

188000141

188000142

188000143

188000144

188000145

188000146

188000147

188000148

188000149

188000150

188000151

188000152

188000153

188000154

188000155

188000156

188000157

188000158

188000159

188000160

188000161

188000162

188000163

188000164

188000165

188000166

188000167

188000168

188000169

188000170

198000031

198000032

198000033

198000034

198000035

198000036

198000037

198000038

198000039

198000040

198000041

198000042

198000043

198000044

198000045

198000046

198000047

198000048

198000049

198000050

198000051

198000052

198000053

198000054

198000055

198000056

198000057

198000058

198000059

198000060

218000021

218000022

218000023

218000024

218000025

218000026

218000027

218000028

218000029

218000030

218000031

218000032

218000033

218000034

218000035

218000036

218000037

218000038

218000039

218000040

218000041

218000042

218000043

218000044

218000045

218000046

218000047

218000048

218000049

218000050

228000016

228000017

228000018

228000019

228000020

228000021

228000022

228000023

228000024

228000025

228000026

228000027

228000028

228000029

228000030

228000031

228000032

228000033

228000034

228000035

228000036

228000037

228000038

228000039

228000040

228000041

228000042

228000043

228000044

228000045

228000046

228000047

228000048

228000049

228000050

238000001

238000002

238000003

238000004

238000005

238000006

238000007

238000008

238000009

238000010

238000011

238000012

238000013

238000014

238000015

238000016

238000017

238000018

238000019

238000020

content-0801