banner 728x250

KEMBALI KE PPN 10%: LANGKAH STRATEGIS UNTUK KESEIMBANGAN EKONOMI

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, 2 Desember 2024 Ditengah tekanan fiskal yang semakin besar, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (DPP IP-KI) mengemukakan urgensi untuk mengembalikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ke 10%. Hal ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menstabilkan ekonomi nasional tanpa menambah beban masyarakat luas.

Ketua Dewan Pakar DPP IP-KI, Dr. Drs. Hadi Poernomo Ak., CA., M.BA, yang juga mantan Dirjen Pajak, menyampaikan bahwa kebijakan fiskal saat ini cenderung tidak adil bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, 43,2% pendapatan pajak yang bergantung pada PPN dalam RAPBN 2025 adalah situasi yang rentan dan tidak berkelanjutan. “Kita tidak bisa terus-menerus membebani masyarakat dengan tarif pajak yang lebih tinggi sementara daya beli mereka melemah,” tegas Hadi Poernomo.

banner 325x300

Inovasi untuk sistem pajak yang lebih transparan, Hadi Poernomo menawarkan alternatif berupa sistem self-assessment yang terintegrasi secara digital. Dengan sistem ini, pengawasan terhadap transaksi wajib pajak dapat dilakukan lebih efektif tanpa harus meningkatkan tarif PPN. “Transparansi adalah kunci. Dengan teknologi digital, kebocoran pajak bisa diminimalkan, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan meningkat,” ungkapnya.

Mendesak tindakan konkret, DPP IP-KI mendesak pemerintah segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk mencegah kenaikan PPN menjadi 12% pada tahun 2025. Selain itu, perlu ada reformasi regulasi untuk mendukung efektivitas sistem self-assessment.

“Tanpa regulasi yang memadai, sistem perpajakan yang adil hanya akan menjadi angan-angan,” tambah Hadi Poernomo.
Menyongsong masa depan yang lebih adil dengan kebijakan PPN 10%, DPP IP-KI optimis daya beli masyarakat akan pulih dan pertumbuhan ekonomi akan kembali bergairah. “Ini lebih dari sekadar tarif pajak. Ini tentang keberpihakan kepada rakyat dan keseimbangan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Hadi Poernomo.

Melalui kebijakan ini, diharapkan Indonesia dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih adil dan inklusif, memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000516

118000517

118000518

118000519

118000520

118000521

118000522

118000523

118000524

118000525

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

128000581

128000582

128000583

128000584

128000585

128000586

128000587

128000588

128000589

128000590

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000251

208000252

208000253

208000254

208000256

208000257

208000258

208000259

208000260

208000261

208000262

208000263

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

content-1701