banner 728x250
Berita  

Momentum Ramadhan, PP MIO Indonesia Perkuat Konsolidasi dan Solidaritas Wartawan

banner 120x600
banner 468x60

TEMPOJAKARTA.ID
Jakarta – Pimpinan Pusat Media Independen Online Indonesia (PP MIO Indonesia) menggelar kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Sagolicious Cafe & Resto, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di bulan suci Ramadhan.

Acara yang dihadiri jajaran Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pengawas, Dewan Etik, pengurus pusat, pimpinan wilayah, serta sejumlah mitra strategis itu berlangsung dalam suasana akrab. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi.

banner 325x300

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadhan, tetapi memiliki makna penting dalam merawat kebersamaan dan menjaga arah perjalanan organisasi.

Menurut Prayogie, keberadaan jajaran dewan kehormatan—mulai dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Pengawas hingga Dewan Etik—merupakan pilar penting yang menjadi penuntun arah organisasi.

“Silaturahmi seperti ini harus terus dirawat. Para dewan kehormatan adalah kompas organisasi yang memberikan panduan moral, pemikiran, dan kebijaksanaan agar MIO Indonesia tetap berjalan pada rel yang benar sebagai organisasi pers yang profesional dan bermartabat,” ujar Prayogie.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus, dan para mitra organisasi yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus, panitia pelaksana, serta para sahabat organisasi yang telah mendukung kegiatan ini. Berkat kebersamaan dan kerja sama semua pihak, acara dapat berjalan dengan sukses sesuai rencana,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman, SH, S.Sos menekankan pentingnya profesionalisme perusahaan media yang tergabung dalam organisasi MIO Indonesia. Menurut dia, setiap perusahaan media perlu mulai menata dapur redaksi masing-masing agar selaras dengan standar yang ditetapkan Dewan Pers.

Ia mengingatkan bahwa legalitas perusahaan pers, tata kelola redaksi, hingga kualitas konten pemberitaan harus menjadi perhatian serius.

“Perusahaan-perusahaan media yang tergabung di MIO Indonesia harus mulai menata dapur redaksinya dengan baik, mulai dari kelengkapan legalitas persuratan hingga penyajian konten pemberitaan yang mampu mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat pembaca,” ujar Taufiq.

Menurut dia, profesionalisme tersebut penting agar media yang bernaung di bawah MIO Indonesia dapat tumbuh sebagai institusi pers yang kredibel dan dipercaya publik.

Pandangan strategis juga disampaikan oleh Dewan Penasehat MIO Indonesia Ir. Indra Setiawan, MBA. Dalam sambutannya, ia memaparkan empat langkah yang perlu segera dilakukan oleh jajaran pengurus pusat guna memperkuat fondasi organisasi.

Pertama, pengurus perlu membangun database anggota yang tertata dengan baik dan terintegrasi. Kedua, organisasi harus memperluas jejaring dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah, swasta, maupun komunitas masyarakat.

Ketiga, Indra menekankan pentingnya pemberdayaan seluruh divisi, departemen, dan biro pada setiap tingkatan kepengurusan agar dapat bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), sehingga tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Keempat, organisasi perlu membangun pondasi melalui program-program yang mampu menghasilkan pemasukan bagi kas organisasi agar keberlangsungan kegiatan dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Organisasi yang kuat tidak hanya ditopang oleh semangat kebersamaan, tetapi juga oleh sistem yang tertata, jejaring yang luas, serta kemandirian dalam pengelolaan program,” ujarnya.

Sementara itu, Anto Suroto, SE, MSc, MM, yang dikenal sebagai pakar ekonomi kreatif, memberikan pandangan praktis terkait peluang ekonomi bagi para wartawan. Ia menyoroti pentingnya kemampuan jurnalis dalam membangun kemitraan yang produktif tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme pers.

Menurut Anto, wartawan saat ini perlu memiliki kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga, komunitas, maupun pelaku usaha, sehingga dapat membuka peluang kerja sama yang sehat dan saling menguntungkan.

“Wartawan harus mampu melihat peluang kemitraan yang positif. Melalui jejaring dan kolaborasi yang tepat, media tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga dapat mengembangkan potensi ekonomi secara kreatif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, A Bahrul BD atau yang akrab disapa Rully juga didaulat oleh Ketua Umum MIO Indonesia untuk memberikan pandangan strategis terkait penguatan organisasi. Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya membangun sistem pendanaan yang berkelanjutan melalui skema trust fund organisasi.

Menurut Rully, pembentukan trust fund dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga keberlangsungan program-program organisasi tanpa selalu bergantung pada sumber pendanaan yang bersifat insidental.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya program pengembangan kapasitas wartawan melalui pelatihan berkelanjutan serta kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki program studi jurnalistik.

“Pengembangan kapasitas wartawan harus menjadi agenda penting organisasi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi di bidang jurnalistik dapat membuka ruang peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan media anggota MIO,” ujarnya.

Rully juga mengusulkan pembentukan Media Comment Centre, yakni sebuah pusat analisis dan komentar media yang dapat menjadi rujukan publik dalam memahami berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat.

“Melalui Media Comment Centre, MIO Indonesia dapat menghadirkan perspektif yang kredibel dan berbasis analisis terhadap berbagai isu publik, sekaligus memperkuat posisi organisasi dalam ekosistem media nasional,” tambahnya.

Acara sambutan kemudian ditutup oleh Ketua Umum DPP GPIB Ir Agung Karang yang hingga saat ini juga tercatat menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PP MIO Indonesia.

Dalam sambutannya, Agung Karang menekankan pentingnya konsolidasi organisasi melalui rapat pengurus yang dilakukan secara rutin. Menurut dia, rapat pengurus yang dilaksanakan secara berkala, minimal satu bulan sekali, akan menjadi ruang diskusi yang produktif bagi seluruh jajaran pengurus untuk melahirkan berbagai gagasan baru bagi organisasi.

“Rapat pengurus yang rutin sangat penting dilakukan, minimal satu bulan sekali. Biasanya dari forum-forum seperti itu akan muncul ide-ide brilian yang nantinya bisa kita rumuskan menjadi agenda program kerja organisasi,” ujar Agung Karang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ramah tamah antar pengurus dan tamu undangan, dilanjutkan dengan tausiyah singkat menjelang waktu berbuka puasa. Setelah berbuka bersama, acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang hadir.

Kegiatan yang berlangsung di Function Hall lantai dua Sagolicious Cafe & Resto itu menjadi simbol kebersamaan lintas unsur dalam tubuh MIO Indonesia—mulai dari pengurus pusat, pimpinan wilayah, hingga para tokoh yang berada di jajaran dewan kehormatan.

Melalui momentum Ramadhan tersebut, MIO Indonesia berharap semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta sinergi organisasi dapat terus terjaga sebagai kekuatan bersama dalam mengembangkan ekosistem pers yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat.
Zy.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000601

article 328000602

article 328000603

article 328000604

article 328000605

article 328000606

article 328000607

article 328000608

article 328000609

article 328000610

article 328000611

article 328000612

article 328000613

article 328000614

article 328000615

article 328000616

article 328000617

article 328000618

article 328000619

article 328000620

article 328000621

article 328000622

article 328000623

article 328000624

article 328000625

article 328000626

article 328000627

article 328000628

article 328000629

article 328000630

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 888000031

article 888000032

article 888000033

article 888000034

article 888000035

article 888000036

article 888000037

article 888000038

article 888000039

article 888000040

article 888000041

article 888000042

article 888000043

article 888000044

article 888000045

article 888000046

article 888000047

article 888000048

article 888000049

article 888000050

article 888000056

article 888000057

article 888000058

article 888000059

article 888000060

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 878000011

article 878000012

article 878000013

article 878000014

article 878000015

article 878000016

article 878000017

article 878000018

article 878000019

article 878000020

article 878800021

article 878800022

article 878800023

article 878800024

article 878800025

article 878800026

article 878800027

article 878800028

article 878800029

article 878800030

article 878800031

article 878800032

article 878800033

article 878800034

article 878800035

article 878800036

article 878800037

article 878800038

article 878800039

article 878800040

article 868000011

article 868000012

article 868000013

article 868000014

article 868000015

article 868000016

article 868000017

article 868000018

article 868000019

article 868000020

article 868100021

article 868100022

article 868100023

article 868100024

article 868100025

article 868100026

article 868100027

article 868100028

article 868100029

article 868100030

article 868100031

article 868100032

article 868100033

article 868100034

article 868100035

article 868100041

article 868100042

article 868100043

article 868100044

article 868100045

article 868100046

article 868100047

article 868100048

article 868100049

article 868100050

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

cuaca 898100001

cuaca 898100002

cuaca 898100003

cuaca 898100004

cuaca 898100005

cuaca 898100006

cuaca 898100007

cuaca 898100008

cuaca 898100009

cuaca 898100010

cuaca 898100011

cuaca 898100012

cuaca 898100013

cuaca 898100014

cuaca 898100015

cuaca 898100016

cuaca 898100017

cuaca 898100018

cuaca 898100019

cuaca 898100020

cuaca 898100021

cuaca 898100022

cuaca 898100023

cuaca 898100024

cuaca 898100025

cuaca 898100026

cuaca 898100027

cuaca 898100028

cuaca 898100029

cuaca 898100030

cuaca 898100031

cuaca 898100032

cuaca 898100033

cuaca 898100034

cuaca 898100035

cuaca 898100036

cuaca 898100037

cuaca 898100038

cuaca 898100039

cuaca 898100040

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

kasus 898100001

kasus 898100002

kasus 898100003

kasus 898100004

kasus 898100005

kasus 898100006

kasus 898100007

kasus 898100008

kasus 898100009

kasus 898100010

kasus 898100011

kasus 898100012

kasus 898100013

kasus 898100014

kasus 898100015

kasus 898100016

kasus 898100017

kasus 898100018

kasus 898100019

kasus 898100020

article 898100021

article 898100022

article 898100023

article 898100024

article 898100025

article 898100026

article 898100027

article 898100028

article 898100029

article 898100030

article 898100031

article 898100032

article 898100033

article 898100034

article 898100035

article 898100036

article 898100037

article 898100038

article 898100039

article 898100040

article 898100041

article 898100042

article 898100043

article 898100044

article 898100045

article 898100046

article 898100047

article 898100048

article 898100049

article 898100050

article 710000011

article 710000012

article 710000013

article 710000014

article 710000015

article 710000016

article 710000017

article 710000018

article 710000019

article 710000020

article 710000021

article 710000022

article 710000023

article 710000024

article 710000025

article 710000026

article 710000027

article 710000028

article 710000029

article 710000030

article 710000031

article 710000032

article 710000033

article 710000034

article 710000035

article 710000036

article 710000037

article 710000038

article 710000039

article 710000040

article 710000041

article 710000042

article 710000043

article 710000044

article 710000045

article 710000046

article 710000047

article 710000048

article 710000049

article 710000050

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 999990001

article 999990002

article 999990003

article 999990004

article 999990005

article 999990006

article 999990007

article 999990008

article 999990009

article 999990010

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

content-1701