Tempojakarta.id,Jakarta Pusat – Polsek Metro Menteng meningkatkan kewaspadaan pasca aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR yang berujung ricuh. Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Metro Menteng menggelar apel pengamanan untuk memperkuat penjagaan Markas Komando (Mako) Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/8/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolsek Metro Menteng, Kompol Bambang Santoso, dengan melibatkan kekuatan penuh sebanyak 39 personel. Dalam arahannya, Kompol Bambang Santoso menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh anggota guna mencegah potensi aksi anarkis yang dapat meluas hingga ke Mako Polsek.
“Kita harus siap siaga menghadapi segala kemungkinan. Penjagaan mako merupakan prioritas utama, sekaligus bentuk tanggung jawab kita menjaga simbol institusi Polri dari segala bentuk ancaman,” tegas Kompol Bambang Santoso dalam apel tersebut.
Pengamanan dilakukan dengan memperketat akses keluar-masuk markas, menempatkan personel di titik-titik rawan, serta melakukan patroli keliling di sekitar kawasan Menteng. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif dan tidak terjadi gangguan keamanan yang merugikan masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro menambahkan,
Selain mengamankan mako, Polsek Metro Menteng juga berkomitmen menjaga stabilitas di wilayah hukum Menteng, yang dikenal sebagai pusat aktivitas pemerintahan, kedutaan besar, hingga objek vital lainnya.
Dengan perkuatan personel yang solid, pengamanan ini diharapkan dapat mencegah potensi meluasnya aksi anarkis dan memastikan situasi tetap aman, tertib, serta terkendali. Hingga saat ini, kondisi di sekitar Polsek Metro Menteng terpantau aman dan kondusif berkat kesiapsiagaan aparat kepolisian.Humas Polres Metro Jakarta Pusat.
(Nbg)